Kamis, 04 Juni 2015

PERTEMUAN 1 Final Project"CB : Interpersonal Development"


Oleh : Rebecca Finessa Riyono
(1701290305) / CB LA32 

Pada matakuliah Character Building di Universitas BINUS untuk semester 4 ini, kami sebagai mahasiswa BINUS diminta untuk terjun langsung ke dalam sebuah komunitas di masyarakat sebagai implementasi dari pembelajaran teori di kelas. Saya bersama kelompok memutuskan untuk bergabung dengan komunitas 1000 Guru. Kami memilih domisili Tangerang karena masih dapat dijangkau oleh kami menggunakan kendaraan umum. Awalnya kami mengetahui komunitas ini melalui media sosial, dengan kegiatan mengajar di pedalaman yang menarik perhatian kami. Kami mencoba menghubungi untuk dapat bergabung dalam komunitas tersebut.


Minggu pertama pelaksanaan, 19-26 Maret 2015 kami membantu pencarian dana untuk diberikan kepada komunitas 1000Guru pusat sebagai pendukung pelaksanaan program pembangunan sekolah SDN 02 Labuan Batin, Mesuji Lampung. Sekolah ini akan digusur karena berdiri di tanah sengketa, sehingga komunitas 1000Guru bergerak untuk mencari dana guna membangun gedung sekolah yang layak bagi mereka dan mereka berencana mengunjungi langsung ke lokasi. Karena keterbatasan kami sebagai mahasiswa dalam waktu, kami tidak dapat ikut serta untuk ikut mengunjungi ke lokasi, namun kami tidak mau berhenti di situ saja, akhirnya kami menawarkan baju yang memang mereka jual sebagai pencarian donasi kepada orang-orang di sekitar kami.





Selain itu, kami juga memutuskan untuk bergerak langsung ke komunitas tersebut, dan kami menuju ke tangerang menggunakan KRL, dimana ini pertama kalinya kami bertemu langsung oleh perwakilan komunitas tersebut, di sini kami membahas apa yang mereka butuhkan dan apa yang dapat kami lakukan untuk membantu mereka. Meskipun baru pertama bertemu kami disambut ramah oleh anggota komunitas tersebut, dan langsung dianggap seperti keluarga. Hari itu 28 Maret 2015, kami langsung terjun ke lapangan, mengikuti kegiatan CFD di modernland Tangerang, membantu dalam pencarian dana dengan menjual merchandise seperti pin, mug, sticker, kaos, topi, dll. kami berkeliling menawarkan merchandise tersebut kepada masyarakat umum yang sedang berolahraga di sekitar daerah itu,  dimana dana yang diperoleh akan digunakan untuk membangun taman baca gratis dengan nama rumah tawon (rumah belajar bagi anak-anak kurang mampu dan anak-anak jalanan yang tinggal di pinggir rel tangerang) dan membangun tempat bermain untuk anak-anak yang belajar di taman baca tersebut. Rumah tawon merukapan rumah belajar yang didirikan oleh kelompok musisi jalanan yang tergerak untuk membenahi karakter dan pola pikir anak-anak jalanan sehingga mereka memiliki karakter yang baik dan dapat meneruskan pendidikan yang tertunda ketika mereka sudah mengalami perubahan.


proses pembangunan RUMAH TAWON
RUMAH TAWON saat ini











Dari kegiatan ini kami tersadar kesadaran sosial dalam masyarakat masih minim dan hal ini yang menjadikan tantangan bagi kami sebagai anak muda untuk mengajak masayarakat menumbuhkan rasa sosial bahkan dari lingkup terkecil di lingkungan kita. Mungkin dana yang dapat kami kumpulkan tidaklah seberapa, namun sedikit dari kami berarti besar bagi mereka yang membutuhkan. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar